Modus Penggelapan dari Orang Kenal
Makin hari ada saja orang yang berlaku (-) kriminal, intinya merugikan orang lain, mengambil barang yang bukan haknya.
Modusnya macam² dan kali ini saya mau share penggelapan aset orang lain dari orang yang dikenal korban. Saya dapat kisah modus seperti ini dari radio SS.
Jadi ada orang baik, punya kendaraan Sigra, dipinjamkan ke temannya yang katanya mau dipakai untuk kondangan di daerah Malang. Si peminjam inilah yang pada akhirnya diduga sebagai pelaku penggelapan.
Setelah peminjaman itu si pelaku yang kita namai dengan inisial R ini kembali menemui korban, menyampaikan kalau mobilnya hilang, berpindah tangan dipinjamkan ke temannya R ini di daerah Demak, Surabaya. Ketika melaporkan kehilangan ini si R ini sempat bertanya kepada korban, apakah mobilnya ada GPS nya?
Dari sini koq pertanyaan aneh, maksud apa si R menanyakan soal GPS ini. Memang berarti bisa ambigu. Tapi dengan kelalaian si peminjam pertama koq berani-beraninya meminjamkan kembali unit mobil pinjaman kepada orang lain yang tidak begitu dikenal, jelas aneh, ditambah pertanyaan soal mobil terpasang GPS atau tidak.
Si terduga pelaku ini akhirnya memcoba bertanggung jawab dengan menjaminkan kendaraan entah milik ybs. atau milik orang tuanya di Ngawi.
Jadi si terduga pelaku ini bersama-sama dengan korban pergi ke Ngawi untuk ambil mobil jaminan, di sana mobil jaminan itu ada, Avanza/Xenia. Unit jaminan itu dibawa oleh korban dan juga pelaku ke rumah korban sebagai jaminan.
Selang pengambilan unit jaminan ini, si orang tua terduga pelaku ini datang ke rumah korban. Menanyakan apakah unit mobil itu digadaikan atau dijaminkan oleh anaknya itu. Dijelaskan oleh korban bahwa mobil itu dijaminkan sampai unit mobil yang hilang setelah dipinjam anaknya itu ditemukan.
Selang beberapa waktu, tidak lama dari mobil dijadikan jaminan, eh ternyata subuh² unit mobil jaminan itu dicuri. Kebetulan mobil ini diparkirkan di luar pagar. Berdasarkan CCTV tetangga, dilihat bahwa pelaku pencurian dua orang, satu bermotor satu eksekutor. Nah pelaku pencurian ini mencuri menggunakan remot mobil, remot aktif, mobil langsung digasak pencuri itu.
Sebelum kejadian si korban sudah mencoba menghubungi terduga pelaku, tapi nomor terduga pelaku R ini sudah tidak bisa dihubungi, alias lost contact.
Dari sini bisa ditarik kesimpulan, bisa diduga si R ini ada andil dalam modus penggelapan ini, baik dari kehilangan unit pertama yang dipindahtangankan dan yang kedua kasus pencurian di rumah korban atas mobil jaminan.
Kasus ini sudah dilaporkan oleh korban kepada Polisi di dua tempat berbeda. Hingga saat ini informasi yang dimiliki ini pun telah disebarkan ke teman² driver online dan jaringannya dan juga melalui kanal radio.
Dari kejadian ini kita bisa menarik kesimpulan dan membaca modus kejahatan penggelapan yang mungkin bisa terjadi.
Berhati-hatilah pada siapapun, apalagi meminjamkan aset kepada seseorang yang baru dikenal tetapi sudah dianggap teman. Intinya begini, berhati-hatilah pada teman yang baru dikenal, jangan pernah meminjamkan aset atau mempercayakan aset apapun kepadanya.
Ini berlaku juga pada diri kita misalkan kita menjadi teman yang baru dikenal, kita jangan pernah tersinggung pada teman kita itu, jika mereka tidak percaya pada kita. Karena itu adalah cara orang untuk berjaga-jaga.
Hati-hati jika anda baru kenal dengan seseorang, baik pria maupun wanita. Kemudian berteman, pertemanan kalian ini hanya sekedar kenal, anda tidak tahu banyak profil dari teman anda ini.
Anda tidak tahu rumahnya, orang mana, kerja dimana, info soal keluarganya, akun sosial medianya juga tidak tahu. Jika pun ada akun sosial medianya, circle pertemanannya sedikit, tidak pernah posting dan apalagi diketahui akunnya baru dibuat, hal ini bisa diwaspadai. Dari pertemanan itu sering pinjam² uang, lalu kemudian sering berubah-ubah, tidak bisa dipegang, atau mencla-mencle. Dari ciri² ini anda wajib waspada 🚨.
Opsi lainnya jika si teman ini bisa saja sok kenal sok dekat, informasi awal tadi anda juga tidak punya lengkap. Tapi teman ini seperti baik, menjajaki, ngebosi dll. Tapi informasi di awal tadi anda bener² terbatas. Ini pun anda juga wajib waspada, jangan pernah percaya sampai anda menitipkan atau memberikan pinjaman aset berupa barang atau uang kepada teman anda ini. Batasi pertemanan kalian dulu, karena anda tidak cukup mengenal teman anda ini.
Karena begini, teman yang sudah kalian kenal begitu akrab saja bisa salah, apalagi ini. Tapi bukan berarti kita harus membatasi pertemanan, tapi ini lebih ke arah waspada pada modus² kriminal yang mungkin terjadi.
Semoga hal² yang tidak menyenangkan seperti ini tidak terjadi pada kita, sanak keluarga atau teman² dekat kita. Kewaspadaan di jaman saat ini sangatlah diperlukan agar kita terhindar dari musibah yang tidak perlu. -cpr
#onedayonepost
#moduskejahatan
#temantapijahat
#modus
#penggelapan
#opini




Leave a Comment