Melihat Efektifitas Perpres Prabowo Soal 8%
Info soal potongan 8% maksimal oleh aplikator pada pendapatan mitra driver online resmi diumumkan tanggal 1 Mei yang lalu. Nah efektifitas penerapannya saya belum membuktikannya, baru pada tanggal 4 Mei ini saya coba buktikan.
Entah perpres itu bagaimana sistem berlakunya, apakah otomatis atau menunggu penerapan dari masing² aplikator, ini yang saya tidak tahu, kemudian cara hitungnya bagaimana saya juga tidak tahu, jujur saya tidak tahu, saya tidak diberi tahu. *seperti kata cak imin
Karena baru ada kesempatan narik Grab dihari ini, jadi saya baru bisa share first time setelah perpres Prabowo soal batas maksimal potongan pendapatan pada mitra driver online 8%. Akan saya sajikan datanya, nanti tinggal kalian lihat dan nilai sendiri sejauh mana kepatuhan aplikator dan bisa juga aplikator butuh waktu untuk penerapannya, pastinya mereka punya 'cara' untuk menghitung karena yang jelas pendapatan mereka jadi berkurang.
Jadi hari ini saya hanya dapat total 4 trip saja, dengan lokasi lintas kabupaten, yaitu Kab. Sidoarjo dan Kab. Pasuruan. Selengkapnya bisa lihat di bawah ini:
Selisih / potongan yang dikenakan pada pendapatan kotor sebesar Rp 4.600,- artinya dipotong sebesar 17,03% dari yang dibayar penumpang
Selisih / potongan yang dikenakan pada pendapatan kotor sebesar Rp 6.000,- artinya dipotong sebesar 15% dari yang dibayar penumpang
Selisih / potongan yang dikenakan pada pendapatan kotor sebesar Rp 9.800,- artinya dipotong sebesar 8,5% dari yang dibayar penumpang
Selisih / potongan yang dikenakan pada pendapatan kotor sebesar Rp 500,- artinya dipotong sebesar 3,22%. Di trip ini saya tidak perhitungkan tips (bonus) dari customer untuk saya, karena itu murni pelayanan yang (+) yang saya berikan untuk customer saya
Nah kesimpulannya gimana ini?
Kalau melihat secara umum data di atas yang tidaklah banyak, tergambar sebenarnya aplikator sepertinya belum menerapkan perpres dari Presiden Prabowo.
Terbukti itu masih ada potongan diatas 8%. Bahkan ada yang sampai 17% juga 15%, yang sesuai aturan itu juga masih bablas diangka 8,5%. Bahkan dari data di atas ada yang potongan terkecil 3,22%.
Dari data sampling di atas memang tampak belum ada perubahan soal potongan maksimal 8%, jadi statusnya belum realisasi, jadi masih berupa wacana.
Dan memang sepertinya aplikator tengah menghitung dengan trik tertentu, untuk menyiasati agar pendapatan perseroan tidak berkurang, walaupun pada kenyataannya tetap saja berkurang karena mau digimanain itung²an nya ya begitu. Karena selama ini aplikator itu jor-joran buat promo untuk njaring customer baru, dengan promo tarif yang dibayar customer seolah-olah murah. Nah jika promo ini sudah tidak ada lagi, apa konsumen masih mau menggunakan aplikasi ini untuk bertransportasi?
Jika pengguna nya terus berkurang yang terasa dampaknya jelas mitra driver. Aplikator pun tidak dapat melakukan pemotongan karena tidak ada penghasilan yang diperoleh Mitra karena orderannya sedikit.
Seharusnya aplikator gak usah ambil untung banyak², biarlah mitra yang bekerja dan support saja, tapi ya entahlah perusahaan harus berusaha secepat mungkin mengembalikan dana dari para investornya, return yang lama membuat kepercayaan investor menurun, dan itu yang coba dijaga aplikator, alhasil mereka ya menaikan potongan sebagai fee aplikator.
Entahlah, kapan kira² realisasi dari perpres Presiden Prabowo ini. Kita tunggu saja updatenya, saya akan terus cek di aplikasi saya kapan realisasinya dan sejauh mana aplikator menterjemahkan perpres Presiden Prabowo ke dalam realisasi di aplikasi masing². Entah butuh 2-3 bulan atau 6 bulan atau setahun atau malah diakali dengan rumus matematika.
Saya akan update di sini, jurnal Grab. Sementara segitu dulu share dari saya. Mungkin kalau ada rekan lain yang juga mengamati penghasilan di aplikasinya dan melihat ada kejanggalan (potongannya masih besar) bisa dilaporkan saja, tulis di kolom komentar.-cpr
#onedayonepost
#grab
#jurnalgrab
#potonganmaksimal
#review
#serbaserbi
#umum i








Apakah begini, aplikator itu mengakali aturan dengan begini, jadi mereka membuat batas khusus, potongan 8% itu akan muncul jika terata-rata, misalkan sudah capai batas misalnya 10 trip atau berapa trip, jika dirata-ratakan makan potongannya 8%.
BalasHapusJika berkaca dari trip yang saya lakukan itu baru 4 trip jika dirata-ratakan itu baru 10,93%. Nah jika sampai pada trip ke berapa entahlah itu, total rata² nya nanti dapat 8%. Mungkin lho ya, aplikator akan mengakali demikian . Tapi pastinya gimana ya gak tahu, ini sih menduga-duga saja, karena kan mereka selalu punya trik.