Penyesuaian Tarif Grab Car Tapi ...

Ada kabar yang mau saya share seputar aktivitas Grab yang saya lakukan. Tapi bukan dari aktivitas saya pribadi, tapi tentang Grab. 

Jadi ada info kalau tanggal 28 April 2026 nanti akan ada demo besar untuk semua Mitra dari ojek online baik platform motor dan mobil. Karena Grab juga aplikator dan punya Mitra, mitra² nya juga akan turun ke jalan pada tanggal tersebut. 

Ilustrasi, gambar diambil dari Google

Informasi yang saya baca itu mereka akan mulai start dari Alun-alun Sidoarjo bergerak ke arah Bundaran Cito. Nah bisa dibayangkan berapa macetnya nanti di sana, apalagi dilakukan pagi hari.

Aksi ini menuntut agar aplikator yang nakal, yang tidak mematuhi aturan soal tarif untuk ditindak. Karena ada aplikator yang nakal memainkan tarif tapi tidak sesuai aturan tarif dari pemerintah. Inilah yang dituntut para mitra tanpa melihat seragamnya untuk ditindak. 

Disaat yang sama ditanggal itu juga ternyata Grab sebagai aplikator akan menyesuaikan tarif per kilometernya. 


Tapi kalian jangan senang dulu, informasi itu sepertinya bukan untuk di Indonesia, tapi di Vietnam 🇻🇳. Soalnya link berita yang saya baca itu merupakan translate ke bahasa Indonesia dari berita Vietnam. 

Padahal tadi saya sempat senang membaca berita itu. Tapi pas ditelaah koq tarifnya bukan rupiah per kilometer, pas dicek lagi, halah ini mah kanal berita Vietnam yang ditranslate. 

Memang kan dua minggu ini saya mengeluhkan sepinya orderan sehingga membuat pendapatan harian menurun drastis, efektifitas jam online tidak terjadi, waktu online tidak dikonversi ke orderan yang menghasilkan. 

Jadi gimana ya, karena sejujurnya saya juga ngejer target tertentu ketika online itu harus ada penghasilan minimal 150 up, jangan dibawah itu kalau dibawah itu gak cukup menutup biaya bahan bakar. 

Kemudian sebelumnya ketika saya stay di satu tempat aplikasi akan menarik ke aplikasi saya, sedangkan sekarang tidak, belakangan orderan diperoleh ketika saya bergerak dari satu titik ke titik lain, ketika menunggu di satu titik hingga sejam lebih saja itu belum tentu dapat order. 

Bisa juga karena perubahan ekonomi saat ini ya, banyak orang menahan mengeluarkan dana untuk naik transportasi online, mungkin motor oke, tapi untuk mobil hanya mereka yang memanfaatkan akun baru untuk dapat promo murah dari Grab saja. Kalau pelanggan eksisting lama sepertinya pikir² menggunakan Grab Car untuk saat ini. 

Situasi yang harus saya terima, karena mau gimana lagi. Setidaknya ini masih lebih baik daripada Maxim, yang sudah order susah, jemputnya jauh, tekor bensin pula, belum kalau cancelation tidak ada kompensasi buat Mitra. 

Segitu saja deh jurnal soal Grab kali ini, untuk nambah share informasi saja sih. Jadi buat tanggal yang saya sebut di atas, pengguna jalan wajib berpikir ulang strategi menghindari kemacetan di sekitar daerah aksi. Saya sendiri tidak akan ikut aksi itu karena saya kerja. Sampai jumpa dipostingan lainnya. -cpr

#onedayonepost
#grab
#review
#serbaserbi
#umum

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.