Tora Cafe: Cappuccino, Si Mungil Lain dari Yang Lain
Masih bahas produk sejenis sebelumnya, yaitu kopi instan sachet flavour khusus, yaitu cappuccino. Sudah beberapa produk yang sudah saya bahas sebelumnya, post nya bisa kalian cari saja di blog ini.
Tautan produk yang terakhir saya bahas saya sajikan link nya dibawah ini, tinggal klik, nanti akan berhubungan dengan tautan produk sejenis dari brand lain.
Baca juga: Delizio Caffino: Dark Cappuccino
Produk yang kali ini saya bahas itu dari brand Torabika, pasti gak asing dengan brand satu ini. Sudah biasa merilis produk kopi instan sachet juga sebelumnya.
Saya awalnya gak niat mencari produk sejenis lainnya. Tapi pas saja ketika lagi melihat-lihat etalase minuman sachet di sebuah swalayan, saya melihat produk satu ini. Kemasannya yang beda dengan kemasan kopi instan berflavour cappuccino lainnya itu jadi alasan saya beli produk satu ini.
Produknya adalah Tora Cafe: Cappuccino, produced by PT Torabika Eka Semesta, Tangerang, Banten, Indonesia.
Kemasannya paling kecil diantara kompetitornya, isi bersihnya hanya 23 gram saja, selisih 2 gram dari pesaingnya.
Kemasannya kecil sachetnya, pokonya beda deh dengan kopi sachet cappuccino lain yang sudah saya bahas, yang ukurannya relatif lebih besar dari ini.
Kemasan isi bersihnya hanya 23 gram, lebih sedikit 2 gram dari kompetitornya yang lain, ya memang kemasannya seperti saya bilang tadi, lebih kecil.
Hal pembeda lagi selain ukuran kemasannya lebih kecil, jika brand lainnya punya additional sachet yang berisi serbuk toping bisa coklat atau coffee powder, Tora Cafe ini tidak punya, jadi hanya sachet saja, tanpa additional toping dalam penyajiannya.
Harganya sewaktu saya beli di swalayan ini, satu renceng isi 10 sachet itu harganya Rp 5.791,- tinggal kalian bagi saja berapa harga @ per sachetnya, @ Rp 579,-
Mari kita lihat komposisi produk ini, seperti apa?
Komposisi: gula, krimer (30,9%) terdiri dari krimer nabati dan susu bubuk (3%), kopi instan (7%) dan perisa sintetik.
Ketika menulis komposisi ini, saya langsung berpikir dan judge bahwa wah ini kopi bakal rasa krimer doang, bayangkan angka persentasenya, sedangkan bubuk kopi instan hanya 7%. Jadi sebenarnya ini bukan kopi instan, tapi krimer instan lebih tepatnya, yang diberikan sedikit kopi.
Apakah sesuai dengan review-nya ketika saya seduh?
Nyatanya ya memang masih ada rasa kopi² nya tapi tidak terlalu strong sama sekali, jelas komposisi gak bisa bohong, bayangkan hanya 7% saja, ini sama halnya produk susu, tapi kandungan susunya hanya sedikit, sisanya adalah gula atau pemanis atau sejenisnya.
Tapi okelah untuk memeriahkan pasar, dengan harga yang terjangkau, cocok untuk menemani tongkrongan, bisa memberikan margin untuk usaha² kopi dimana pun berada. Ini opini pribadi saya, tiap orang punya opininya masing², jadi dikembalikan ke masing².
Kalau ada yang mencari produk ini, bisa cari di online shop, kunjungi link ini untuk mendapatkan produknya.
Itu saja dulu yang bisa saya bagikan pada postingan kali ini. Saya tidak bisa berkomentar apa² lagi, jika kalian tertarik produk ini coba dapatkan di link tertaut di atas. -cpr
#onedayonepost
#shop
#produk
#review
Leave a Comment