Penipuan Jual-Beli Mokas di MarketPlace FB

Saya mau sharing saja pengalaman ketika hunting kendaraan bekas (motor) memanfaatkan aplikasi jejaring sosial Facebook, difitur Market Place nya, dimana di sana itu seperti OLX gitu untuk mempertemukan penjual dan pembeli.

Sejauh ini saya gunakan market place di Facebook untuk menjual barang dan unit barang termahal yang pernah dijual di FB ya Datsun kesayangan saya.

Kali ini saya mau beli barang, cari barang motor. Saya coba manfaatkan FB lagi. Mokas yang saya cari itu Scoopy dari Honda.

Motor ini kayanya punya harga yang value of money nya cukup tinggi. Soalnya pasaran unit motor ini ada dikisaran 13juta ke atas untuk kondisi tahun muda, bahkan tahun lawas pun harganya masih di atas 10juta.

Ilustrasi saja, yang saya bahas di sini si calon penipu belum menggunakan modus transfer dulu, tetapi pakai modus barang dan surat kendaraan akan dikirim via ekspedisi ke alamat pembeli, kalau cocok ya dibayar kalau gak cocok nanti akan dibawa oleh ekspedisinya kembali.


Ternyata ada beberapa seller yang menjual dengan harga 10juta bahkan ada yang menawarkan dibawah harga itu.



Jelas ini menggiurkan, karena ini adalah harga makaler kalau nawar ketika membeli barang dari penjual tangan pertama, karena mereka berharap margin.

Tapi ini sekaligus jadi keanehan, di sinilah alarm kita sebagai pembeli, karena ada penipu di sini. Jika saya amati, yang menjual harga dibawah harga pasar itu bukan cuma satu dan nampaknya seperti jamur dan mereka membuat beberapa akun.


Saya mencoba menilai modus yang mungkin terjadi dan mereka lakukan, meskipun saya tidak sampai terjebak ke dalam permainan mereka karena saya sudah tahu mereka ini kelompok penipu. Entah bisa orang yang sama atau komunitas, dimana mereka bekerja bersama-sama.

Berikut ini beberapa ciri mengidentifikasi penipu di market place Facebook:
👺 Menjual dibawah harga pasar (misalkan harga pasaran itu 14juta, dia menawarkan harga itu < 10juta.

👺 Kamu akan temukan beberapa akun yang menjual barang tersebut dengan harga serupa (masih dibawah harga pasar) di lokasi berbeda. Misalkan anda berada di Pasuruan. Anda akan temukan akun di area anda dan sekitar, misalnya Malang, Mojokerto, Surabaya dan Sidoarjo.

Tapi tidak bisa dipastikan lokasi si penipu ini ada dimana. Tapi penipu biasanya beralibi pindah tugas dan sekarang berada di wilayah lain beda provinsi, sering yang saya temui ke Jawa Barat dan Banten.

👺 Mereka akan mengalihkan ke nomor WA, tidak menggunakan komunikasi di aplikasi, biasanya belum apa² sudah disarankan pindah ke WA. Walaupun cara ini juga sering dilakukan penjual dan pembeli yang normal.

👺 Misalkan menjual motor, umumnya foto yang dicantumkan itu tanpa plat nomor, meski warna nya berbeda-beda satu akun dan yang lain, tapi plat nomor tidak dipasang atau tidak ditampilkan. Hanya bilang platnya letter mana gitu. Bahkan jika mereka menshare video, umumnya plat nomornya dilepas atau tidak ditunjukan jelas.

👺 Unit kendaraan tidak berada di lokasi sesuai iklan diposting. Mereka beralasan ada di Tasikmalaya, Bekasi, Surabaya dll. Intinya jika pembeli ini ada di lokasi yang sama, ybs. akan mengarahkan unit tidak ada di lokasi terdekat dengan pembeli.

👺 Modus yang mereka gunakan adalah akan mengirimkan unit dan surat² ke alamat pembeli, baru nanti setelah deal barulah mereka minta ditransfer dengan alasan biaya kirim ditanggung mereka.

Ada dugaan jika transaksi dilakukan akan ada pemerasan di sana, mereka akan beralibi dokumen dan motor yang dikirimkan adalah barang curian dll., kita akan dituduhkan menadah barang curian dll., mereka akan melaporkan ke polisi dll. Kalau tidak kita diminta membayar sesuatu.

👺 Nomor WA yang diberikan itu setelah kita chat menampilkan foto profil anggota baik TNI atau juga Polri, intinya mereka mencoba memberikan jaminan bahwa mereka ini penjual yang jujur dengan bawa² lembaga keamanan. Sekaligus bisa jadi intimidasi.

Entah foto siapa yang diambil dan dicomot, bisa juga saudaranya atau teman atau siapa entah yang mereka gunakan sebagai 'properti' menipu.

👺 Jika kita memaksa untuk visit jika alamatnya dekat, mereka akan beralibi dengan memberikan alamat markas dimana mereka berdinas. Tapi ini hanya informasi nama markas saja tidak diberikan informasi detail untuk ketemuan.

Ini sengaja mereka lakukan untuk membuat kita bingung. Karena kalau mereka niat menjual, pasti mereka akan memberikan informasi yang jelas.

👺 Mereka ini pun tidak memaksa atau mengejar calon pembelinya, jadi mereka pun santai, jika calon pembeli ini antusiasnya biasa atau tinggi, mereka tetap pada posisi stay cool. Jadi mengkondisikan seolah-olah agar si pembelilah yang ngebet ingin unit yang mereka jual itu, kalau sudah begitu mereka cukup sedikit saja melakukan trik dan pembeli pun jadi korban penipuan.


Apa yang tertulis diatas adalah analisa dari saya yang merasa ada yang tidak beres dari penjual seperti ini, karena yang paling mudah adalah dia menjual dibawah harga pasar dan ini pasti akan jadi incaran makelar sebelum barang itu dicari oleh yang murni ingin beli atau customer pemakai.



Bisa saja calon penipu ini merasa tidak terima dengan apa yang dituduhkan karena memang mereka belum melakukan penipuan, tapi ini bisa jadi catatan modus awal dan kita harus dan patut waspada.

Setiap kejahatan itu sebenarnya bisa dianalisa sebelum kejadian, karena pasti punya pola yang tidak biasa dilakukan. Semoga kita hanya sampai menjadi calon korban, bukan korbannya dan buatlah si pelaku kejahatan hanya sebatas menjadi calon penjahat jangan sampai jadi penjahat. -cpr

#onedayonepost
#moduskejahatan
#opini
#umum
#marketplace

Noted:
Bagi yang punya pandangan lain soal ini mohon komentarnya, atau yang punya pengalaman menjadi korban penipu atau bahkan si pelaku nipunya juga boleh berkomentar, saya tunggu reactionnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.